Tertegun asa, teringat jalan yang tlah terlampaui ?
Terpaling kupu-kupu indah angan-angan.......
Senyum itu belum sirna juga dari benak namun pahit cambuk memaksaku terus melangkah
jalan ini kadang hitam pekat, namun juga terkadang penuh sinar benderang
Aku memohon jangan pergi ! Walau kau hanya dalam khayal !
Aku memohon jangan pergi ! Aku butuh semangat dan Api Senyummu
Aku Sungguh berharap ..............
Engkau kekasihku dalam hening dan ramai
Engkau kekasihku dalam suka dan duka
Engkau kekasihku ketika aku lahir dan mati
Walau.........
terkadang aku berhianat pada-Mu !
terkadang aku lupa pada senyum, dan lebih memilih api yang membakar
maafkan segala kesalahanku kekasihku ...........
Tuhan !